Jalan Cepat ( Materi Kelas X PJOK)

atletik jalan cepat
Penulis: - Sep 30, 2021
Jalan Cepat   ( Materi Kelas X  PJOK)

 

Salam Olahraga

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah materi tentang jalan cepat yang akan meliputi pengertian jalan cepat, teknik, tahapan, peraturan dan juga karakteristik. Materi nomor cabang atletik jalan cepat atau Race Walking bertujuan untuk mengembangkan berbagai pola gerak dasar berjalan, terutama yang mempunyai ciri gerak lokomotor.

Berjalan yaitu bergerak kedepan tanpa adanya hubungan terputus dengan tanah. Setiap kali melakukan gerakan langkah maka harus menyentuh tanah sebelum kaki meninggalkan tanah, menjaga lutut lurus dan tidak bengkok serta posisi tumpuan kaki dalam keadaan yang tegak lurus. Untuk pengertian jalan cepat sendiri adalah merupakan sama dengan pengertian berjalan, namun ada penambahan kecepatan ataupun frekuensi langkah dan juga teknik gerakan. Supaya dapat menjelaskan dan juga melakukan teknik jalan cepat yang benar, maka perlu di ketahui perbedaan nyata antara berjalan serta berlari, serta apa saja yang tahapan jalan cepat yang baik dan benar.

 


a.   Pengertian Jalan Cepat

Jalan cepat adalah yaitu bergerak kedepan tanpa hubungan yang terputus dengan tanah. Setiap melangkah, maka kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki bagian belakang meninggalkan tanah. Ketika melangkah satu kaki harus berada di tanah, maka kaki tersebut juga harus lurus serta lutut tidak bengkok dengan tumpuan kaki yang berada dalam keadaan posisi tegak lurus.

Dalam jalan cepat, nomor – nomor yang diperlombakan adalah sebagai berikut :

(1)      Putra : 20 dan 50 km

(2)      Putri : 10 dan 10 km

Jalan cepat adalah salah satu nomor pada cabang atletik yang resmi di perlombakan dalam kejuaraan – kejuaraan atletik, baik secara nasional ataupun internasional.

Teknik dari pelaksanaan jalan cepat bisa dirinci sebagai berikut :

1)        Start

Startnya yang dilakukan dengan menggunakan start berdiri, karena start dalam jalan cepat tidak memiliki pengaruh yang berarti, maka tidak perlu ada teknik khusus yang perlu atau harus di pelajari ataupun dilatih. Sikap start yang umumnya di gunakan terdapat pada aba – aba ” Bersedia ” peserta menempatkan posisi kaki kiri berada di belakang garis start, sedangkan kaki kanan berada di samping belakang kaki kiri, dengan badan yang agak condong ke depan dan juga kedua lengan rileks. Saat aba-aba ” Ya ” atau bunyi tembakan pistol, maka segera melangkahkan kaki kanan ke depan, dengan di susul dengan kaki kiri dan terus berjalan.

2)        Langkah

Langkah di mulai dengan gerakan mengangkat paha kaki ayun ke depan lutut, terlihat tungkai bagian bawah yang bergantung lemas, karena ayunan paha ke depan, sehingga tungkai bawah ikut terayun ke depan, yang menyebabkan lutut menjadi lurus. Selanjutnya menapak pada tumit dengan terlebih dahulu menyentuh tanah, bersamaan dengan mengangkat tumit, kemudian ujung kaki tumpu lepas dari tanah, dan ganti dengan kaki ayun. Begitu seterusnya selalu ada kaki yang menumpu, sehingga tidak ada saat melayang.

Condong Badan Mulai dari kepala, punggung atau dada, pinggang sampai tungkai bawah sedikit condong ke depan.

baca juga: jalan cepat

                  keterampilan jalan cepat

                  berlatih jalan cepat


3)      Ayunan Lengan

Siku di tekuk dengan kurang lebih dari 90 derajat, ayunan lengan kiri mengarah ke depan bersamaan dengan mengangkat paha dan juga kaki kanan, sehingga koordinasinya merupakan lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan, dan juga lengan kanan yang bersamaan dengan kaki kiri.

 

4)        Finish

Tidak terdapat teknik khusus pada gerakan masuk finish dalam jalan cepat. Biasanya jalan terus hingga melewati garis finish, kemudian baru dikendorkan kecepatannya sesudah melewati kira – kira 3 sampai 5 meter. Untuk memperoleh langkah – langkah yang benar, maka saat pemindahan badan serta kaki satu ke kaki yang lain harus nampak dengan jelas, hal ini kelihatan pada gerak panggul. Gerakan ini perlu dilatih supaya dapat terbiasa melakukan teknik jalan cepat yang baik dan benar. Jadi, sikap dan juga gerakan jalan cepat merupakan badan yang berada dalam posisi tegak, serta pandangan yang lurus ke depan, siku ditekuk, dan juga tangan yang kepalkan dengan rileks.


Bagaimana pembelanjaran aktivitas jalan cepat?

Pembelajaran gerak jalan/jalan cepat dapat dilakukan dengan aktivitas individual, berpasangan, dan berkelompok.

Salah satu contoh Aktivitas Pembelajaran Berkelompok

1)   Siswa berkelompok dengan anggota 3-5 orang atau secukupnya

2)   Salah satu siswa memberi aba-aba start jalan/jalan cepat.

3)   Dua kelompok saling bergantian yang satu melakukan start dan yang lainnya memberi aba-aba untuk belajar start berdiri dan belajar teknik jalan/jalan cepat menempuh jarak jangan terlalu jauh dengan benar.

4)   Dan seterusnya saling merasakan dan melakukan start dan melakukan teknik jalan/jalan cepat dengan baik dan benar.

5)   Tugaskan peserta didik melaksanakan rencana perbaikan dari aktivitas yang baru saja dilakukan baik sendiri, bersama teman atau guru untuk perbaikan aktivitas gerakan yang akan datang sesuai ketentuan gerakan yang ada.

 

       Silahkan menonton video di bawah ini untuk lebih memahami dan si haarapkan siswa mampu mepraktekkan  nya 

selamat menonton!


sumber: 

Buku guru  PJOK Kelas XI K13, Kementerian Pendidikan Nasional 

Mochamad Windarto Modul, PJOK Kelas XI, Atleik Nomer Jalan Cepat