Ad Code

Responsive Advertisement

Pola Pertahanan Permainan Bola Voli (Block/Bendungan)

Pembahasan kali  ini masih materi permaianan bola besar cabang olahraga bola voli. Sebagai lanjutan materi pembahasan pola pertahanan dalam permainan bola voli.

Kenapa ada pola pertahanan?

Karena dalam permainan bola voli selain pola penyerangan ada juga pola pertahanan yang diterapkan tim jika memang memungkinkan untuk bertahan karena tim lawan menguasai bola untuk menyerang. Maka disinilah peran taktik pola pertahanan.

Bagaimana pelaksanaanya silahkan dipelajari materi berikut ini

Apa itu pola pertahananan?

 Pola pertahanan berarti pemain bertahan dalam keadaan pasif menerima serangan, dengan harapan penyerang regu lawan membuat kesalahan.

Taktik bertahan harus mempunyai prinsip agar dengan pertahanan itu regunya dapat melakukan serangan kembali.

Pola pertahanan tergantung pada beberapa faktor, yaitu sebagai berikut.

a)      Cara lawan membentuk serangan.

b)      Cara penyerang lawan datang berlari

c)      Jenis smes

d)      Kualitas block pemain itu sendiri

e)      Kekuatan dan kelemahan pemain regu sendiri

f)       Jenis sistem pertahanan


1.    Taktik – taktik Block (bendungan)

Block (bendungan) dan sistem pertahanan harus bekerjasama dengan baik agar mampu mengatasi serangan lawan. Block  yang sering digunakan pada permainan bola voli adalah sebagai berikut.

a)      Block satu pemain

Block satu pemain dimainkan apabila lawan melakukan penyerangan dengan kuat dan cermat, sehingga lawan tidak mempunyai kesempatan untuk membantu block.



Pada block satu pemain, yang menduduki posisi 6 harus mengcover sisi paling lemah yang terdapat pada bagian depan lapangan.

b)      Block dua pemain

 

Block dua pemain dibentuk pada posisi 4 dan 2. Situasi blocking seperti ini memberi kemungkinan lebih banyak untuk mengcover pertahanan. Block dua pemain dapat mempertahankan lapangan dengan hasil yang lebih baik, karena memiliki bayangan block yang lebih luas. Posisis yang terbaik untuk membentuk block dua pemain adalah posisi 2 dan posisi 4.




c)      Block tiga pemain

Block tiga pemain hanya dibentuk pada situasi-situasi tertentu, pada umumnya ditempatkan pada posisi nomor 3. Block tiga pemain hanya digunakan pada waktu mengahadapi serangan lawan dengan spiker-spiker yang sangat tangguh.

Pada block tiga orag, pemain yang menempati posisi 6 harus bermain di bawah situasi yang lebih sulit dibanding dengan block-block yang lain. Pada block ini, arah pandangan terhalag oleh block regunya sendiri. Akibatnya, ia tidak dapat mengawasi gerak-gerik lawan jika suatu saat melakukan smes tipuan.

 


 

              Demikian materi ini, semoga bermanfaat…amiin

Reactions

Post a Comment

0 Comments