Inilah 22 Tokoh Otodidak Sejati Yang Mengubah Dunia (Bag.1)

tokoh dunia
Penulis: - Feb 13, 2021
Inilah 22 Tokoh Otodidak Sejati Yang Mengubah Dunia (Bag.1)

Bagian: Pertama

 

 

Tulisan aslinya berjudul 22 Tokoh Otodidak Sejati Yang Mengubah Dunia di tulis oleh

Jefferly Helianthusonfri..

 ” saya tulis dengan maksud supaya bisa memberi motivasi bagi semua masyarakat Indonesia, khususnya para pelajar dan generasi muda negeri ini. 


Sejalan tujuan tersebut kali ini kita akan menurunkan tulisan 5 bagian. Dengan harapan  para pembaca juga termotivasi untuk selalu membaca dan Insha Allah sukses disertai doa dan kerja keras. amiin

    Siapa bilang mengubah dunia itu harus sekolah tinggi, harus jenius, harus punya segalanya.

    Sahabat-sahabat-ku,


kali ini saya akan membagi cerita mengenai 22 tokoh otodidak sejati yang bisa menjadi pribadi yang

 sukses dan bermanfaat bagi banyak orang. Semoga dengan membaca artikel tokoh yang belajar

 otodidak ini bisa menambah motivasi dan wawasan Anda. Salam Sukses...

 

Otodidak, hmm.. menarik ya... Banyak orang yang gagal terutama dalam kariernya karena putus sekolah, tidak tamat kuliah, nggak menerima ijazah dan lain sebagainya. Tapi kali ini, Anda akan saya buat terkagum-kagum dengan 22 tokoh luar biasa yang mampu membuktikan bahwa untuk sukses dan menguah dunia tidak harus dengan belajar di sekolah (akademi). 22 tokoh ini adalah tokoh yang sukses karena kegigihannya belajar sendiri (otodidak). Check this out...

 

1. Maya Angelou, Punya Segudang Gelar Tapi Tak Lulus Kuliah

 

 

 Maya Angelou adalah seorang penyair, aktris, pemain drama, produser film dan juga aktivis hak-hak sipil. Beliau juga seorang penulis, beberapa buku karyanya menjadi best seller di antarnya, I Know Why the Caged Bird Sings. Namun, Maya bukanlah lulusan universitas ternama, bahkan Beliau tidak lulus college-nya. Maya mendapatkan sejumlah gelar Doktor Honoris Causa dari berbagai perguruan tinggi karena kemauan belajarnya yang begitu keras. Luar biasa dan salut untuk Beliau..

 2. Richard Avedon, Maestronya Fotografi

 

Setelah lulus SMA, Richard Avedon melanjutkan kuliah di Columbia University. Namun nggak tamat karena Beliau lebih sibuk dengan hobi fotografinya. Ia belajar secara otodidak menggunakan kamera peninggalan ayahnya. Tak lama, ia menjadi seorang fotografer profesional yang menghasilkan banyak karya. Tahun 1944, ia suda menjadi fotografer biro iklan. Namanya makin terkenal setelah ia menjadi fotografer fashion di majalah Harper's Bazaar. Yang menarik dari fotografer ini adalah teknik yang digunakannya yang unik. Di kalangan fotografer "sekolahan", teknik yang digunakan oleh Richard dianggap "kontroversial'. Namun banyak juga yang suka dengan teknik dan hasil karya dari maestro ini, bahkan teknik yang digunakan oleh Richard dianggap sebagai teknik modern. Tapi yang pasti, Richard Avedon menjadi makin terkenal dan menjadi disegani oleh para fotografer kreatif .

3. Carl Bernstein… Jebolan Universitas Yang Melengserkan Presiden

Yang satu ini luar biasa sekali, seorang wartawan yang mampu melengserkan Presiden AS. Hasil investigasi wartawan Washington Post ini sangat mengesankan. Salah satunya adalah berhasil membongkar skandal yang bernama "Watergate". Yup,,, skandal yang mampu menghebohkan dunia itu

sangat fenomenal hingga mampu melengserkan Presiden Amerika saat itu, Richard Nixon. Banyak penghargaan yang diarih oleh lagenda wartawan ini, antara lain: Pulitzer (katanya award paling bergengsi 
untuk jurnalis, jadi pingin nihh...). Namun yang pasti, Berstein sebenarnya tak sempat menyelesaikan kuliahnya di University Of Maryland. Karier hebat nya ia bangun secara otodidak. Sedikit info nih, kisah hidup Carl Bernstein juga sudah difilmkan, yaitu tentang keberhasilannya mengungkap skandal Watergate, yup.. apalagi kalau bukan film All the President Men.

 


 

4. Ray Bradbury: Belajar dari Membaca

 

Ia hanya lulusan SMA, namun karyanya sangat fenomenal. Bradbury juga

 merupakan sastrawan modern dengan karya fiksi ilmiah yang sangat fenomenal. Karya Beliau

 yang saya ketahui antara lain: Martian Chronicles, The Illustrated Man, dan Fahrenheit 451 (451,

 kaya formasi bola... ). Ia dilahirkan dari seorang ibu imigran Swedia dan ayahnya seorang tukang

 listrik dan telepon. Sejak kecil, Ray kecil suka pergi dan tentunya membaca di perpustakaan.

 Namun karena masalah ekonomi, ia tidak bisa melanjutkan sekolah setelah lulus SMA. Saat ittu,

 Beliau adalah pedagang koran. Usai mengantar koran, Beliau selalu ke perpustakaan untuk

 membaca. Berikut adalah statement Ray yang membuat saya terharu dan menangis   tersedu-

sedu..   (lebay,,,, hahahaha...). "Perpustakaanlah yang mengangkat saya". Dari perpustakaan

 jugalah,    lahir karya-karya awalnya, cerpen, novel yang menjadi langkah awal kariernya sebagai

 penulis. Saat ini, beliau menjadi salah satu sastrawan AS terkenal dengan segudang 

penghargaan, salah satunya National Medal of Art yang diberikan pada tahun 2004 oleh Presiden

 Goerge Bush.


5. Arthur C. Clarke... Belajar dari Majalah

 Penulis kelahiran Inggris ini dikenal sebagai maestro fiksi ilmiah. Di antara karya terkenalnya adalah 2001: A Space Odyssey yang diterbitkan pada tahun 1968 sudah difilmkan. Hal menarik dari Arthur adalah novel-novel karyanya yang beraliran dan dipenuhi oleh cerita-cerita sains. Namun jangan berspekulasi dulu.Penulis yang satu ini bukanlah ilmuwan lulusan universitas terkenal, ia hanya seorang yang punya kemauan belajar yang besar. Jangankan lulusan universitas, masuk pun tak mampu karena kendala biaya. Kariernya diawali dari bekerja sebagai auditor di sebuah lembaga pensiun. Ketertarikannya pada Sains dimulai sejak SD. Ia menyerap ilmu sains dari majalah-majalah yang ia baca. Dari hanya baca majalah, Arthur mampu menjadi seorang yang memiliki kemampuan yang luar biasa. Ilmunya pun banyak hingga mampu bekerja di Royal Air Force sebagai spesialis radar dan terlibat dalam pengembangan sistem radar Inggris. Dari hal inilah ia

 belajar menjadi penulis fiksi ilmiah..

 bersambung …