-->

Ads 720 x 90

Search This Blog

Ngopi ! cuci tangan dulu !

Pola Penyerangan Dalam Permainan Bola Basket



Peramainan bola basket yang dilakukan adalah upaya memasukkan bola ke keranjang sebanyak mungkin. Nah bagaimana caranya ? berikut dibahas sebagai materi pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA.
Selamat belajar…
Pola penyerangan dalam permainan bola basket adalah semua usaha dan cara yang dilakukan untuk menerobos daerah pertahanan lawan sehingga mendapatkan angka untuk mencapai kemenangan.
Ada empat pola penyerangan, yaitu (a) penyerangan bebas, (b) penyerangan kilat, (c) penyerangan kilat berpola, dan (d) penyerangan berpola.


gambar: Pola Penyerangan dalam permainan  Bola Basket

1.   Penyerangan Bebas
Penyerangan bebas sangat bergantung pada penguasaan teknik, taktik dan fisik setiap pemain. Penyerangan bebas dilakukan dengan pergerakan tanpa bola. Penyerangan bebas tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus bekerja sama dengan kawan dengan mengoper dan berlari antara 2 atau 3 orang pemain.
2.   Penyerangan Kilat
Dalam penyerangan kilat, seseorang pemain harus sudah melakukan tembakan ke basket lawan setelah melakukan dua atau tiga operan. Serangan kilat merupakan usaha untuk mendapatkan posisi tembak sebelum lawan mendapatkan kesempatan menempati daerah pertahanannya. Dengan melakukan serangan kilat, satu ti, berusaha untuk menghancurkan pertahanan lawannya.
3.   Penyerangan Kilat Berpola
Penyerangan kilat berpola selalu diawali dengan terjadinya suatu keadaan tertentu, umpanya setelah lemparan ke dalam, bola loncat, atau setelah menutup daerah dan berhasil merebut bola pada saat melakukan pertahanan.
4.   Penyerangan Berpola
Penyerangan kilat berpola, tugas-tugas pemain untuk menguasai jalur-jalur gerakan telah diatur sebelumnnya, pergerakan pemain dan bola telah ditentukan secara pasti sehingga serangan dapat dilakukan dengan teratur, efektif dan menghemat tenaga. Serangan berpola dilakukan ketika tim membangun serangan dari awal.
5.   Dasar-dasar Membuat Pola Penyerangan
a.    Ada seorang pengatur serangan
b.    Ada seorang pengaman
c.    Ada seorang atau beberapa orang penembak, baik yang bersamaan ataupun bergelombang.
d.    Ada pengumpan
e.    Ada seorang perayah apabila tembakan gagal.
6.   Pedoman Membuat Pola Penyerangan
a.    Ingat dasar-dasar  umum membuat pola
b.    Buatlah sedemikian rupa sehingga tiap penjaga memecah perhatiannya ke arah 2 atau 3 orang pemain penyerang.
c.    Ada pengatur yang selalu hilir mudik di bawah basket.
d.    Ada penekanan pada daerah tertentu kemudian penekanan itu berpindah ke bagian lain,
e.    Pilihlah pemani- pemain yang mampu untuk melakukan tembakan jarak sedang dan jarak jauh.
f.     Pilihlah pemain yang mahir mengoper dengan cepat.

7.   Formasi Pola Penyerangan
Formasi pola penyerangan antara lain sebagai berikut.
   a.    Formasi 1  3  1 yang disebut pola Diamond
        Adegan diamond sangat baik untuk penyerangan pertahanan daerah maupun       pertahanan satu lawan satu. Unsur utama bila mempunyai dua orang pemain jangkung.
1. Pengatur serangan   2. Penembak   3. Pengaman 4. Pengumpan
b.    Formasi 1  2  2 yang disebut pola Ault Mann
Adegan ault mann dapat digunakan apabila regu tidak memiliki pemain yang jangkung.
Adegan ault mann diterapkan apabila regu tidak memiliki pemain jangkung dan hanya mengandalkan tembakan jarak jauh(three point).
1.    Pengatur serangan / penembak kedua.
2.    Pengaman
3.    Pengumpan
4.    Penembak pertama
c.    Adegan 2  3 yang disebut pola Reverse
Pola reverse diperlukan untuk penyerangan petahanan satu lawan satu.
Adegan Reverse adalah sebagai berikut
Pertahanan satu lawan satu
1.    Perayah
2.    Penembak
3.    Pengumpan
4.    Pengaman
5.    penembak pertama



semoga bermanfaat…

Related Posts

1 comment

Post a Comment

isi disini

Subscribe Our Newsletter