-->

Ads 720 x 90

Label

Search This Blog

Ngopi ! cuci tangan dulu !

Olahraga Tradisional "HADANG"


olaharaga tradisonal Hadang
Permainan HADANGoleh Siswa SMAN.6 Barru
Olaharaga Tradisional Hadang,


Olahraga tradisional  yang telah membumi lahir tumbuh di nusantara sebagai warisan budaya bangsa. Seharusnya mampu berkembang dan bertumbuh di negeri sendiri. Tapi fakta bahwa olahraga tradisonal khususnya permainan Hadang semakin hilang. Olehnya itu peran aktif masyarakat, pelaku olahraga dan pemerintah untuk menggali dan mengembangkan olahraga tradisonal tersebut.
Intinya olahraga tradisonal ini juga syarat dengan latihan  baik untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan jiwa manusia. Kurang kepedulian ini ditambah dengan arus globalisasi yang menggerus keberpihakan terhadap olahraga tradisonal ini. Kalau pun ada sebatas seremonial atau festival yang dselenggarakan tidak berkesinambungan. Apalgi berbicara pembinaan dan kompetisi.
Salah satu peran aktif kami sebagai pemerhati olahraga tradisonal ini  berupaya  mengggali permainan olahraga tradisional ini dari berbagai sumber berbagai buku seperti Buku Kumpulan Permainan  Olahraga Tradisional oleh Bagian Proyek Olahraga Masyarakat Direktorat Olahraga Masyarakat Ditjend Olahraga Depdiknas tahun 2002. Dan berbagai sumber di Internet. Dari beberapa kali percobaan latihan yang kami lakukan terhadap anak didik kami.
Hal inilah yang cukup menprihatinkan sebagai olahraga hasil budaya sudah sejak lama ada seharusnya seudah membumi di negeri sendiri, bahkan sudah menjadi olahraga modern sampai menjadi profesional seperti olah raga lainnya yang sudah maju.
Sebagai tulisan dari hasil sumber yang ada, dan hasil percobaan permaianan  Hadang, maka kami tulis sebagai awal dan nantinya di harapkan mampu dikembangkan oleh para pelaku , pemerhati olahraga.

A.    LATAR BELAKANG
Meski dimainkan hampir seluruh anak di jabodetabek, tetapi tidak ada petunjuk bahwa permainan hadang berasal dari Jakarta. Permainan ini ada disebagian besar provinsi di Nusantara. Anak-anak desa, acap memainkan hadang dimalam hari saat bulan purnama. Begitupun di daerah lain seperti Provinsi Sulawesi Selatan permainan ini dikenal “Mangasing”/Asing” yang dulu sangat mudah di jumpai permainan ini yang dilakukan oleh anak-anak, remaja, dan sekarang tinggal yang ,melakukan pada event tertentu. Seperti Festival budaya. Itu pun dilakukan penggalian yang mendalam baru sekedar ceremonial. Belum ada aturan jelas. Sekedar di tampilkan
B.    TUJUAN
Mengisi waktu luang, bermain, meningkatkan kekompakan tim. Kerja sama,
Melatih fisik terutama daya tahan, kelincahan, kecepatan
C.   MANFAAT

Meningkatkan kegembiraan, kebugaran meningkat, kelincahan, kecepatan, daya tahan  dan bersosialisasi.
D.   SASARAN
1.      Anak-anak, remaja, dewasa
2.      Pengelompokan umur  akan di sesuaikan umur sekolah sesuai pertumbuhan fisik dan jiwanya.
  E.  PERATURAN PERMAINAN
1.     Lapangan dan peralatan
Lapangan permainan dapat dibuat diruangan tertutup (stadion tertutup, gedung olahraga, gedung pertemuan) atau diruangan terbuka (stadion terbuka, halaman rumah, lapangan terbuka,
jalan raya, apabila memungkinkan). Ini juga akan di sesuai usia berdasarkan usia sekolah (SD, SLTP, SLTA) dan Umum






_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _15 meter _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _  _ _ _ _ 

Bentuk lapangan empat persegi panjang berpetak-petak.
Ukuran :      
                                               
·         panjang 15 meter
·         Lebar 9 meter dibagi 6 petak masing-masing 4,5 m x 5 m.
·         Garis membagi lapangan permainan menjadi 2 bagian memanjang disebut garis tengah.
·         Lapangan permainan ditandai dengan garis selebar 5 cm.

Peralatan :
a.      Bendera untuk hakim garis dengan ukuran 30x30 cm, tangkai 40 cm, warna kuning dan merah berbentuk segi empat.
b.     Papan nilai untuk mencatat nilai (papan tulis atau white board)
c.      Kapur/cat/line paper. Kapur digunakan apabila lapangan permainan di rumput atau tanah. Cat dan line paper digunakan apabila lapangan di atas lantai semen dan jalan beraspal.
d.     Peluit diperuntukkan pada kedua wasit yang akan memimpin pertandingan.
e.     Jam/stopwatch
f.        Meja, kursi
g.     Alat tulis
h.     Formulir pertandingan untuk mencatat susunan pemain dan hasil pertandingan.

2.     Pemain
a.      Terdiri dari 2 regu masing-masing 5 orang, dan 3 orang pemain cadangan.
b.     Regu putra dan regu putri.

3.     Seragam Pemain
Setiap regu diharuskan memakai kostum bernomor dada dan punggung berukuran 15 cm dari nomor angka 1 sampai 8. Kapten regu diberi tanda di lengan kanan berbentuk pita melingkar.

4.     Lamanya Permainan
Lamanya permainan 2 x 15 menit bersih dan istirahat 5 menit. Waktu time out, jam dimatikan.

5.     Time Out
Time out satu kali untuk tiap regu, masing-masing satu menit selama pertandingan. Time out diberikan atas permintaan pelatih atau manajer kepada petugas meja. Waktu time out dicatat posisi pemain. Setelah time out posisi pemain seperti sebelum time out.

6.     Jalannya Permainan
a.      Sebelum permainan dimulai diadakan undian regu, yang kalah sebagai penjaga dan yang menang sebagai penyerang.
b.     Regu penjaga menempati garis jaganya masing-masing dengan kedua kaki berada di atas garis sedangkan regu penyerang siap untuk masuk.
c.      Permainan dimulai setelah wasit membunyikan peluit.
d.     Penyerang berusaha melewati garis didepannya dengan menghindari tangkapan, atau sentuhan dari pihak penjaga.
e.     Penjaga berusaha menangkap atau menyentuh penyerang dengan tangan terbuka dan jari-jari tangan tidak boleh mengepal, dalam posisi kedua kaki berpijak diatas garis atau salah satu kaki berpijak di atas garis sedangkan keadaan satu kaki lainnya melayang.
f.        Pemain penyerang dinyatakan salah apabila:
1.      Kedua kaki keluar dari garis samping kiri dan kanan lapangan
2.      Berbalik masuk petak yang telah dilalui
3.      Mengganggu jalannya permainan.
g.     Pergantian untuk regu:
Pergantian regu penyerang menjadi penjaga atau sebaliknya diadakan oleh wasit dengan membunyikan peluit setelah :
1.      Penjaga menangkap atau menyentuh penyerang
2.      Terjadi butir 6 di atas
3.      Apabila tidak terjadi perubahan posisi selama 2 (dua) menit.
4.      Apabila penyerang menginjak garis dan petak di belakangnya yang telah dilalui
h.   Penggantian pemain diadakan pada saat permainan sedang berhenti (pada saat istirahat, per-gantian dan pada saat time out. Tiap regu diberikan paling banyak 3 kali penggantian pemain selama pertandingan).
i.    Setiap pemain yang telah berhasil melewati seluruh garis dari garis depan  sampai garis  belakang dan dari garis belakang sampai dengan garis depan langsung dapat melanjutkan permainannya seperti semula. Demikian seterusnya permainan berjalan tanpa berhenti kecuali dihentikan oleh wasit karena tertangkap/ tersentuh, waktu istirahat, pemain membuat kesalahan dan waktu time out.
j.   Istirahat
1.    Apabila permainan telah berjalan selama 15 menit wasit membunyikan pluit tanda   istirahat dan posisi pemain dicatat.
2.    Apabila permainan babak kedua dilanjutkan posisi pemain sama seperti saat permainan dihentikan

7.   Hukuman dan sanksi
a.   Bagi pemain penjaga, apabila :
1)  Menyentuh penyerang dengan tangan dikepal atau meninju penyerang.
2)  Mendorong penyerang dengan sengaja.
3)  Menyerang wasit dan membuat keributan.
b.  Bagi pemain penyerang, apabila :
1)  Menggait kaki penjaga,
2)  Mengganggu penjaga yang sudah dilalui,
3)  Menyerang wasit dan membuat keributan.
Apabila penjaga atau penyerang melakukan pelanggaran pertama kali diberi kartu kuning dan apabila melakukan pelanggaran 2 kali diberi kartu merah dan nilai dikurangi 1 (satu).

8.   Nilai
a.   Pemain yang telah berhasil melewati garis depan s/d garis belakang diberi nilai satu.
b.  Pemain yang berhasil melewati garis belakang s/d garis depan di beri nilai satu.

9.   Wasit, Hakim garis dan Pencatat nilai
a.   Setiap pertandingan, dipimpin 2 orang wasit, dibantu dua orang hakim garis, dua orang pencatat nilai.
b.  Kedua wasit punya tugas, fungsi dan wewenang yang sama.
c.   Wasit memberikan tanda dengan mengangkat bendera.
d.  Penjaga garis memberi tanda dengan mengangkat bendera.
e.   Pencatat nilai. Dua pencatat niali ditempatkan di sudut garis depan dan garis belakang. Niali/ atau angka dicatat di dua papan nilai (lihat gambar di bawah).

10.   Penentuan Pemenang
Pemenang ditentukan dari besarnya nilai setelah pertandingan berakhir, 2 x 15 menit. Apabial terjadi nilai sama setelah waktu 2 x 15 menit berakhir, maka diadakan perpanjangan waktu selama 10 menit (2 x 5 menit) tanpa istirahat/ time out. Apabila masih tetap sama, pemenang ditentukan berdasarkan hasil undian/ tos.


PERTANDINGAN HADANG
PERTANDINGAN HADANG
PA/PI
TIM :………………………….  
Manajer:                                    
Pelatih:                                    
PA/PI
TIM: ……………………….
Manajer:
Pelatih :

No
Nama
Pemain

No.
Dada
Nilai
No.

Nama
Pemain

No.
Dada
Nilai

















































Jumlah

Jumlah



Formulir Tim  Permainan Hadang
Formulir juga bisa di pisah antara Tim artinya satu Tim satu formulir










Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter