-->

Ads 720 x 90

Label

Search This Blog

Ngopi ! cuci tangan dulu !

Kepala Kerucut, Tradisi Budaya yang Berbahaya dan Mematikan

Kepala Kerucut, Tradisi Budaya yang Berbahaya dan Mematikan


Jakarta Kepala berbentuk kerucut atau menonjol keatas biasa kita lihat pada film-film fiksi. Biasanya kepala menonjol ini bisa kita lihat pada film bertemakan alien. Pada salah satu film berjudul Alien VS Predator, kita akan melihat kepala alien yang menonjol keatas.
Ternyata bentuk kepala yang menonjol ini benar ada di kehidupan nyata. Bentuk kepala ini bukanlah sebuah kelainan genetik, melainkan hasil dari tradisi dan budaya masyarakat yang sengaja mengubah bentuk kepala normal menjadi menonjol.
Mengubah bentuk kepala merupakan salah satu tradisi budaya yang ada sejak dulu kala. Hal ini dibuktikan dengan beberapa temuan tengkorak manusia yang memiliki bentuk memanjang. Para antropolog yakin bahwa kepala memanjang bukan terjadi dari lahir melainkan tradisi dan budaya yang mengubah bentuk tengkorak. Mereka menyebutnya modifikasi tengkorak.
Tidak diketahui secara pasti tentang suku mana yang memulai praktik ini. Praktik melonjongkan tengkorak telah ditemukan di beberapa kebudayaan. Diantaranya dilakukan oleh suku Chinookan (Amerika Utara), suku Hun (Asia), suku Mangbetu (Afrika), bahkan beberapa jenazah tengkorak lonjong ditemukan di Meksiko dan Australia.
Dari berbagai kebudayaan tersebut, cara mereka memodifikasi tengkorak terlihat sama. Mereka melakukannya sejak seorang anak dilahirkan. Kepala bayi yang baru dilahirkan langsung diikatkan dengan dua papan kayu hingga tengkorak kepalanya tumbuh menonjol.
Proses penjepitan kepala ini berlangsung minimal eman bulan. Bahkan bisa dilakukan bertahun-tahun agar menonjol sempurna. Praktik ini nyatanya menimbulkan banyak kematian kepada anak-anak. Hal ini terbukti dari banyaknya pemukan tengkorak anak-anak yang menonjol.

Praktik berbahaya ini ternyata memberi arti sendiri bagi suku yang melakukannya. Seperti orang-orang Chinook di Amerika Utara, mereka melambangkan kepala menonjol sebagai elit sosial. Tidak sedikit di makam mereka berisi mutiara, cermin perunggu, hingga emas. 
Meskipun praktik ini sudah jarang ditemukan, masih ada beberapa suku di dunia yang masih menerapkan praktik ini. Salah satunya suku yang ada di pulau Vanuatu. Pulau ini terletak di Pasifik Selatan. 


Related Posts

There is no other posts in this category.

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter