Rasanya donor darah seperti apa ?

DONOR DARAH SMA NEGERI 2 BARRU



Selasa, 10 Mei 2017
Apa itu donor darah? Mungkin teman-teman masih banyak  yang bertanya-tanya apa itu donor darah, bagaimana caranya donor dan apa  manfaat donor darah? Berbicara mengenai donor darah, mari kita kupas satu persatu :

Kak, donor darah itu apa si ? Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan pada bank darah untuk kemudian dipakai pada kegiatan transfusi darah. Donor darah biasa dialakukan rutin di pusat donor darah atau lebih dikenal Unit Donor Darah PMI yang biasanya bertempat di rumah sakit. Walaupun demikian kegiatan donor darah juga dilakukan di tempat keramaian sehingga memudahkan para calon donor untuk menyumbangkan darahnya tanpa harus datang ke rumah sakit.


Kak, Caranya donor darah seperti apa, susah ya ? Donor darah dilakukan secara sukarela oleh calon donor, tapi dalam proses pengambilan darah terdapat beberapa persyaratan yang harus di penuhi oleh calon donor sebelum darahnya di ambil antara lain: calon donor harus berusia 17-60 tahun, berat badan minimal 50 kg, kadar hemoglobin >12,5 gr%, tekanan darah 100-150 (sistole) dan 70-100 (diastole), menandatangani formulir pendaftaranan, tidak mengalami gangguan pada pembeku darah, lulus pengujian kondisi berat badan, hemoglobin, golongan darah, dan pemeriksaan oleh dokter, untuk menjaga kesehatan dan keamanan darah, calon donor tidak boleh dalam kondisi atau menderita sakit seperti alkoholik, penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau kelompok masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit lainnya.

Kak. Lalu, bagaimana dengan manfaat donor darah itu sendiri ? Jangan taku untuk donor darah karena terdapat berbagai manfaat donor darah bagi kesehatan kita, seperti:

1. Menjaga kesehatan jantung. Tingginya kadar zat besi dalam darah akan mengakibatkan seseorang rentan terhadap penyakit jantung dan oksidasi kolesterol. Jika rajin mendonorkan darah maka zat besi yang ada dalam darah akan stabil yang dapat menurunkan resiko penyakit jantung.
2. Meningkatkan produksi sel darah merah. Dengan mendonorkan darah, sel darah merah akan berkurang, tetapi tidak perlu risau akan kekurangan sel darah merah, karena tubuh akan segera menghasilkan sel darah merah yang baru, yang diproduksi dari sumsum tulang belakang. Dengan demikian, tubuh akan mendapatkan darah segar atau darah baru.
3. Mendeteksi penyakit dalam tubuh. Setiap kali mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Kesehatan akan diperiksa yang meliputi, tekanan darah, nadi, suhu, tinggi badan, berat badan, hemoglobin dan penyakit lainnya.
4. Membantu penurunan berat tubuh. Menjadi donor darah merupakan salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Memberikan sekitar 450 ml darah, membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang ramping.
5. Untuk pendonor darah pertama kali, golongan darahnya akan diperiksa secara gratis. Selain itu rutin mendonorkan darah akan menambah nafsu makan, menanamkan jiwa sosial dan akan membuat tubuh tetap bugar.

Nah... berikut cerita donor darah dari teman kita dari SMA Negeri 2 Barru, bekerja sama dengan unit PMI Pare-Pare Sulawesi-Selatan. Semoga jadi inspirasi bagi teman-teman yang masih ragu tentang donor darah yaaa...

“Awalnya takut, ngeri, dan deg-degan tapi setelah ini saya akan rutin melakukanya,  ” ungkap Mardatillah Umar ketika ditanya setelah selesai di ambil darahnya. “Ini donor darah pertama saya, awalnya takut lihat jarum suntik, tapi lihat teman berani, aku juga harus berami” imbuhnya. Sedangkan komentar yang berbeda di sampaikan oleh Nurul Muhlisha. “Ternyata donor darah itu tidak sakit,” ujarnya dan dia berharap semoga darahnya bisa bermanfaat untuk orang lain.

Secara bergantian peserta donor darah yang dilaksanakan  oleh PMI Pare-Pare Sulawesi-selatan, mengambil darah Siswa SMA Negeri2 Barru sebanyak 54 orang yang terdiri dari Siswa, alumni SMA Negeri 2 Barru dan guru ikut ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang dilaksanakan secara rutin. 

Setelah kita membaca sekilas pengalaman dari teman-teman SMA Negeri 2 Barru dalam donor darah, maka dapat dikatakan donor darah itu aman asalkan sudah cukup umur yaitu berumur 17 tahun dan memenuhi perstaratan lainnya. Jadi bagi teman-teman tak usah takut lagi untuk donor darah, karena SETETES DARAH KITA, MEMBERI KEHIDUPAN BAGI YANG MEMBUTUHKAN. Donor darah yuk…(blog.bacaki.barrusulsel)
 


 

Comments

POPULER

Pengikut

Media Partner


Pengunjung